Advertisements

Leapforce, Peluang Kerja Online Professional yang Menggiurkan

entrepreneur-593371_1920

A: “Atul sibuk apa sekarang?”

B: “Kerja online ka.”

A: “Oh, jualan apa?”

Ini adalah percakapan saya dengan teman saya beberapa hari yang lalu, sewaktu saya membantu sebuah project di kampus. Project ini tidak lama, hanya tiga hari, maka dari itu saya menyanggupi untuk ikut bergabung.

Saya resign dari kantor akhir Desember 2015. Meskipun saya sudah memulai untuk bekerja online sejak Agustus 2015, tetap saja, jika saya bertemu dengan kawan lama atau teman sekantor dulu, semuanya bertanya. Atul Sibuk apa?

Ya meskipun saya tidak sibuk-sibuk amat, yang jelas saya masih punya kesibukan. Kerja online. Namun jika kesibukan ini yang saya sebut, jawaban seperti diatas lah yang akan saya dapatkan. Tidak hanya sekali dua kali, tapi sering.

Di Indonesia, atau lebih sempitnya Jakarta, Depok dan sekitarnya. Kerja online mungkin memang sudah identik dengan jualan online. Meskipun kata-kata yang digunakan berbeda, banyak orang menganggapnya kurang lebih sama.

Semenjak sosial media booming sebagai sarana yang cukup efektif untuk berjualan, hampir sebagian besar isi timeline saya adalah orang jualan. Mungkin inilah yang membuat orang-orang berpikiran, bahwa kerja online adalah jualan online.

Banyak diantara kita yang belum paham benar, bahwa diluar sana banyak sekali kesempatan bekerja online secara professional. Pantas saja, pada tahun 2014 sempat trending berita soal Arfi dan Arie, lulusan SMK yang ahli design engineering international karena dikira memelihara tuyul, pekerjaan tidak jelas namun berpenghasilan luar biasa. Kedua anak itu memanfaatkan internet dan freelance website untuk menjaring klien yang akhirnya memesan design dan memberikan honor (upah) kepada mereka.

Nah, ngomong-ngomong soal kerja online, apakah kamu juga sedang mencari pekerjaan sampingan, kerja online, atau kerja apa pun yang bisa kamu kerjakan di rumah? Jika iya, maka artikel ini tepat buat kamu.

Banyak peluang kerja online di luar sana yang mungkin belum kamu coba selain jualan online. Pernahkah kamu mendengar perusahaan penyedia kerja online seperti Appen (dulu Appen Buttler Hill), Lionbridge, dan Leapforce? Percayakah kamu bahwa mereka adalah perusahaan ternama yang memberikan kesempatan kerja online professional yang bekerja sama dengan big firms seperti Facebook, Microsoft, dan Google? Belum (mungkin dalam hati kamu mengatakan seperti itu). Sama! Namun itu dulu, sebelum saya benar-benar mengalaminya sendiri.


Baca juga: Bolehkah Mendaftar Leapforce, Lionbridge dan Appen Secara Bersamaan?


Di artikel ini, saya akan fokus membahas Leapforce, perusahan penyedia work from home job yang berlokasi di 5050 Hopyard Rd. STE 425, Pleasanton, California 94588.

Kredibilitas Leapforce


Seberapa trusted-kah perusahaan Leapforce ini? Pertanyaan yang bagus. Memang, dalam dunia internet kamu harus berhati-hati. Banyak sekali malicious website yang menjanjikan kerja online dengan penghasilan yang tidak wajar. Oleh karena itu, browsing untuk kepo dan mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait review perusahaan dan website penyedia kerja online harus kamu lakukan. Berikut beberapa review yang bisa kamu jadikan acuan untuk mengetahui tingkat professionalitas Leapforce, antara lain:

  1. Leapforce mendapat akreditasi A+ (on a scale of A+ to F) di Acredited Business Directory, BBB Business Review. Kamu bisa melihat review BBB terkait Leapforce disini dan informasi terkait BBB disiniScreen Shot 2016-06-02 at 12.36.28 PM
  2. Leapforce Google review (4,9 out of 5)

     

  3. Glassdoor Review (3,7 out of 5) klik disiniScreen Shot 2016-06-02 at 12.27.52 PM
  4. Indeed Review (3,8 out of 5) klik disiniScreen Shot 2016-06-02 at 12.33.23 PM
  5. Facebook user review di Leapforce Facebook Page (4,1 out of 5) klik disini.
  6. Leapforce masuk kategori 10 Great Work-at-Home Jobs versi Yahoo Finance, klik artikelnya disini.
  7. Artikel Forbes terkait kerjasama Google dan Leapforce, klik artikelnya disini.
  8. Pekerjaan sebagai Search Engine Evaluator di Leapforce masuk kategori 101 work from home jobs versi Huffington Post Business, klik artikelnya disini.
  9. Leapforce masuk kategori Best Options to Work From Home versi USA Today Newspaper, klik artikelnya disini.
  10. Search Engine Evaluator di Leapforce masuk kategori 10 Jobs You Can Do From Home versi Huffington Post, klik artikelnya disini.

Nah, bagaimana sekarang? Setelah mengetahui 10 review tentang Leapforce di atas, apakah kamu berubah pikiran?

Jika kamu mau tahu lebih lanjut terkait Leapforce, kamu bisa buka FAQ page di web resmi Leapforce disini.

Apa Saja Syarat-Syarat yang Kamu Perlukan untuk Melamar Kerja di Leapforce?


Persyaratan yang diperlukan antara lain:

  • Familiar dan memiliki pengetahuan mendalam tentang budaya sosial, media dan budaya internet di Indonesia.
  • Memiliki pemahaman dan keterampilan Berbahasa Indonesia yang sangat baik dan Minimal memiliki kemampuan berbahasa Inggris tingkat menengah.
  • Memiliki ketertarikan dan keingintahuan yang luas, dengan nilai plus untuk beberapa bidang keahlian.
  • Memiliki pendidikan terakhir S1 atau sederajat (Status sebagai mahasiswa juga diperbolehkan).
  • Memiliki web research skills dan analytical skills yang sangat baik.
  • Memiliki kemampuan untuk bekerja secara independent dengan pengawasan minimal.
  • Memiliki koneksi internet dengan kecepatan tinggi(DSL, Cable Modem, etc.).
  • Search Engine Evaluators diwajibkan pernah tinggal di Indonesia minimal 5 tahun secara berturut-turut untuk memastikan tingkat pemahaman dan keakraban budaya di Indonesia.
  • Memiliki salah satu dari smartphone Android versi 4.1 atau lebih tinggi, Windows phone versi 8.1 atau lebih tinggi, atau iPhone versi 4s atau lebih tinggi.
  • CV dalam Bahasa Inggris. Contoh format CV atau Resume Bahasa Inggris yang saya pake.

Jika kamu berminat, silakan ajukan lamaran dengan cara:

  • Buka https://www.leapforceathome.com/
  • Pada tab yang tersedia, pilih Indonesia – Indonesian Language 
  • Muncul deskripsi pekerjaan Search Engine Evaluator, klik ‘Click here to apply’
  • Isi form yang tersedia, upload CV dan jika sudah lengkap, klik ‘submit application’

Mudah bukan?

Berapa Lama Kamu Akan Mendapat Respon Atas Lamaran Kamu di Leapforce?


Cepat atau lamanya respon biasanya tergantung jumlah aplikasi yang mereka terima. Waktu itu, saya cukup cepat. Di satu hari yang sama, saya mendapat respon balasan terkait pendaftaran dan di hari berikutnya, saya langsung mendapat jadwal ujian.

Setelah Melamar, Tahapan Apa Saja yang Akan Kamu Lalui?


Setelah mengajukan lamaran, kamu akan mendapat email balasan beberapa kali terkait pendaftaran dan jadwal ujian kualifikasi. Di email jadwal ujian kualifikasi tersebut juga tertera Guideline yang harus kamu pelajari secara online (Guideline dalam bentuk pdf baru bisa kamu download setelah memasuki jadwal ujian kualifikasi). Waktu ujian kulifikasi itu sendiri kurang lebih selama satu minggu atau 7 hari. Dalam ujian kualifikasi terdapat tiga tahap yang harus kamu lalui.

Tahap 1: Ujian teori berdasarkan Guideline yang tersedia

Tahap 2 & 3: Ujian praktek (yang menggambarkan pekerjaan Search Engine Evaluator sebenarnya)

Sistem kelulusan dalam ujian kualifikasi ditentukan pertahap. Jika tahap 1 kamu lulus maka kamu berhak mengikuti tahap selanjutnya. Namun jika di tahap 1 kamu tidak lulus, maka kamu tidak bisa mengikuti ujian tahap selanjutnya.

Di email ujian kualifikasi juga terdapat link untuk reschedule jika kamu tidak bisa melakukan ujian kualifikai pada tanggal yang sudah ditentukan oleh Leapforce.

Ujian Leapforce ini bisa dibilang tidak mudah, itulah kenapa banyak yang gagal ujian kualifikasi. Kamu akan diberikan guideline yang berisi 146 halaman tentang bagaimana memberikan penilaian search engine evaluation. Oleh karena itu, kamu perlu menyusun strategi memanfaatkan alokasi waktu ujian Leapforce secara efektif dan efisien agar kamu bisa lulus.

Bagaimana dengan Status Kerja Kamu Setelah Diterima?


Status kerja kamu jika diterima di Leapforce adalah sebagai Independent Contractor. Kamu bertanggung jawab atas performa kerja yang kamu berikan. Kamu akan mendapat penilaian (review) dan feedback setiap bulan. Di Leapforce, kontrak kerja berkisar selama 6 bulan dan jika kinerja kamu bagus, kamu bisa mendapat renewed kontrak.

Seperti Apa Cara Kerja dan Jam Kerja di Leapforce?


Bekerja di Leapforce adalah tanggung jawab masing-masing agen (Independent contractor). Waktu kerja pun kamu yang mengatur, namun perlu kamu ingat, karena waktu kerja di Leapforce menyesuaikan dengan waktu kerja di kantor pusat Leapforce dimana standar waktunya adalah PST (PDT). Sebagai gambaran kasarnya, jam 12 malam disana sama dengan jam 2 siang di Indonesia (WIB). Biasanya pekerjaan itu mulai ada sekitar jam 2 siang WIB sampai pagi hari sekitar pukul 8 atau 9 pagi WIB. Jam-jam dimana banyak task (pekerjaan) itu sekitar pukul 10 atau 11 malam WIB sampai pagi pukul 8 atau 9 WIB. Oleh karenanya, ada istilah ngalong bagi para pekerja online.

Meskipun demikian, waktu kerja tetap kembali pada manajemen waktu masing-masing agen. Saya pernah mencoba ngalong tapi efeknya kurang bagus karena jam tidur saya jadi berantakan. Alhasil, biasanya saya kerja dari jam 2 siang WIB sampai maghrib atau sekitar 7 malam WIB. Kadang mulai lagi jam 10 malam atau tidur cepet kemudian bangun jam 3 pagi sekalian shalat tahajud. Jam 8 atau 9 pagi biasanya kerja sudah selesai, pilihannya tinggal mandi kemudian lanjut tidur, belajar, blogging atau melakukan hal-hal apa pun yang saya mau.

Itulah enaknya kerja online, kamu punya waktu yang lebih fleksibel. Jalan-jalan, hang out dan nonton di siang bolong saat semua orang sedang kerja, why not? This is your life, you can do whatever you want.

Berapakah Jam Kerja Minimal yang Harus Kamu Kerjakan?


Di Leapforce ada 3 level yang harus kamu lalui untuk mendapatkan level unrestricted atau dengan kata lain bekerja tanpa batas. Kamu bisa bekerja secara unlimited, asal kamu kuat.

Saat pertama kali kamu diterima Leapforce kamu akan berada di Level 1. Berikut penjelasan lebih lanjut terkait level kerja di Leapforce.

New Evaluator Level 1: Batas kerja 1 jam

New Evaluator Level 2: Batas kerja 2 jam

New Evaluator Level 3: Batas kerja 4 jam

Unrestricted: batas kerja, unlimited

Waktu itu, saya mendapatkan level unrestricted dalam waktu 3 minggu. Mungkin kamu bisa lebih cepat daripada itu. Waktu itu saya menargetkan, minggu pertama level satu, sambil perbanyak latihan, quiz, simulasi dan belajar. Target selanjutnya, masuk level 2 di awal minggu kedua. Masuk level 3 di awal minggu ketiga dan terakhir dapet review masuk level unrestricted di akhir minggu ketiga.

Bagaimana dengan Penghasilannya, Apakah Menggiurkan?


Sejauh pengalaman saya bekerja secara online, minimal gaji yang akan kamu peroleh adalah sekitar 4-6 juta dalam satu bulan. Ini adalah penghasilan minimal, terutama untuk para rater (evaluator) pemula. Gaji perbulan biasanya fluktuatif karena besar kecilnya gaji kamu sendiri yang menentukan. Seberapa banyak jam kerja yang bisa kamu kerjakan, itulah yang nanti akan menjadi penghasilan kamu dalam satu bulan. Misal dengan rata-rata jam kerja 4 jam perhari (Senin-Jumat) kamu akan mendapat penghasilan sekitar 6-7 juta. Jika kamu bekerja rata-rata 6 jam perhari (Senin-Jumat) kamu bisa mendapatkan penghasilan sekitar 10juta. Jika kamu bisa bekerja lebih banyak lagi, tentunya akan lebih banyak penghasilan yang akan kamu peroleh. Bandingkan dengan rata-rata jam kantor yang bekerja sekitar 8 jam dengan gaji perbulan yang bisa kamu kira-kira jumlahnya.

Namun, perlu kamu ingat, perhatikan juga kesehatanmu saat bekerja, jangan terlalu memaksa untuk selalu ngalong supaya dapet penghasilan besar. Bekerjalah sesuai jumlah jam yang sanggup kamu berikan.

Bagaimanakah Mekanisme Pembayaran Gaji di Leapforce?


Payment method atau sistem pembayaran di Leapforce adalah di transfer langsung ke rekening masing-masing agen (rater), sesuai dengan data bank account yang sudah dimasukan ke sistem.

Setiap harinya, kamu harus memasukan jumlah jam yang kamu gunakan untuk mengerjakan task yang diberikan oleh Leapforce. Wah, enak dong, bisa ngisi berapa jam pun kita mau? Eits, tunggu dulu. Setiap task yang diberikan oleh Leapforce sudah ditentukan waktu rata-rata untuk mengerjakan setiap task-nya, mulai dari 1 menit hingga 14 menit (tergantung tingkat kesulitan). Jika kamu memasukan jumlah jam melebihi waktu alokasi, saat mengajukan invoice kamu akan mendapat catatan untuk merevisinya. Menurut saya, cara ini cukup adil untuk menghindari cheating.

Perlu kamu ingat, fee per jam di Leapforce menggunakan USD namun saat ditransfer ke rekening sudah dalam bentuk rupiah. Bekerja secara online di perusahaan luar negeri memang unik, kamu akan merasa sangat senang ketika rate dollar naik (disaat kebanyakan orang meraung-raung karena nilai rupiah jatuh).

Keunggulan Bekerja di Leapforce


Pertama, Saat bekerja di Leapforce kamu akan menikmati fasilitas sosial. Keberadaan fasilitas ‘Social’ di lingkungan internal Leapforce akan membuatmu yakin bahwa kamu tidak bekerja sendiri. Fasilitas ini sungguh menarik, sebab kamu bisa berinteraksi dengan sesama rater di seluruh dunia yang sama-sama bekerja untuk Leapforce. Kamu akan kagum karena fasilitas ini akan membuka pandangan kamu tentang rater (evaluator). Di Leapforce semua raters saling membantu, tidak ada istilah kompetisi disini. Bagi rater yang sudah lebih senior, mereka tidak tanggung-tanggung untuk membagi ilmu, pengalaman dan tips nya untuk sukses bekerja sebagai rater, terutama bagi pemula yang sedang dalam masa belajar dan adaptasi.

Kedua, penilaian feedback juga lebih terbuka. Masing-masing rater memiliki akses untuk melihat penilaian akan performa rater tersebut yang diberikan dalam bentuk grafik maupun tabel. Hal itu sangat membantu karena dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk introspeksi diri terkait seberapa bagus performa kamu dalam bekerja.

Ketiga, setiap usaha dan keaktifan kamu dalam bekerja mendapat apresiasi. Banyak kategori achievements atau penghargaan yang bisa dijadikan sebagai penyemangat kamu dalam bekerja sebagai rater.

Keempat, Leapforce menyediakan fasilitas untuk mengulang guideline secara interactive sehingga nyaman dan menarik untuk terus diulang. Leapforce juga menyediakan fasilitas simulasi yang sangat membantu untuk rater pemula agar terbiasa dan membiasakan diri tentang bagaimana memberikan penilaian yang tepat.

Tentunya, masih banyak keunikan-keunikan lain yang akan kamu nikmati setelah menjadi Search Engine Evaluator di Leapforce. Yang jelas, bekerja secara online di rumah itu seru. Kamu akan merasa bebas, punya banyak waktu fleksibel yang bisa kamu gunakan untuk beberapa hal lain yang kamu suka. Kamu bisa kemana-mana kapan pun kamu mau. Waktu untuk kamu bekerja adalah kamu  yang menentukan sendiri.

Selain itu, dengan bekerja online di rumah kamu bisa menghemat waktu transportasi dan biaya makan di luar yang cenderung mahal. Kamu bisa investasikan gaji kamu untuk bisnis kecil-kecilan yang lain. Keunikan yang tidak kalah seru adalah kita justru bahagia ketika nilai tukar dolar dengan rupiah meningkat hehehe. Seriously, I do love this job!

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui soal Leapforce, US-based company penyedia online jobs yang bisa membuat kamu bekerja di rumah secara online.

Baca juga:


If you have a question related to my post, please leave a comment through my blog posts. I don’t feel comfortable for being contacted via private message in my social media. I am so sorry but thank you so much for being my valued reader 🙂


 

Advertisements

553 responses

  1. siang mbk..
    mau tnya nih, selama di LF, pernah ga bayarannya telat?
    soalnya saya kan udh 3 kali gajian, eh bln ni tumben telat, biasannya pas udh release pasti nyampe hr itu jg..takutnya ad masalh dmana gitu..
    mkasih ya mbk

    Like

  2. Selamat pagi,
    mau tanya nih mba. Status Yukon saya ” temporary lock for quality audit”. Ada tips2 nya ga supaya statusnya menjadi unlock. Padalah NMQ saya mendekati excellent, hanya SXS saja yg unaccaptable. Mohon pencerahannya apa yg bisa saya lakukan untuk unlock akun saya :))

    Like

  3. Mba Atul.. Semisalnya saya menarik lamaran sy yang dulu di leapforce terus daftar kembali dengan email yg sama bisa or kaga ya mba. sy mau memperbaharui CV sy mengikuti CV yang ada diblognya mba. mhn masukannya gmna mba. karena udah berbulan bulan ga ada panggilan juga dari Leapforce. Makasih mba

    Like

  4. Hai mbak Atul, saya kan kerja di projek Truckee, saya mau tanya mengenai kontrak kerja mbak. Di awal penerimaan kan tertulis kontrak kerja selama 6 bulan, kalo kerjanya bagus kontrak akan diperpanjang. saya si mengerjakan projek setiap hari, tapi kadang mepet jam 2 WIB. Nah, mungkin gak si mbak kalo tiba2 kontraknya ga diperpanjang? Makasih

    Like

    • nah kalo yang saya bahas performanya bagus itu kekna berlaku untuk project Yukon, kalo untuk project truckee saya kurang tahu, tapi kekna diperpanjang perpanjang aja, karena sepertinya lagi kejar setoran itu projectnya. Itu kemungkinan pertama, kemungkinan kedua, ya tetep diperpanjang sampe data mencukupi, kalo data udah cukup dan project akan kelar nanti biasanya dikasih notif

      Like

  5. kak mau tanya, kalau udah kerja di leapforce yukon 6 bulan, terus diperpanjang lagi 6 bulan (total saya hampir 1 tahun), mungkinkah diperpanjang 6 bulan lagi ?

    Like

  6. kak mau tanya, kalau udah kerja di leapforce yukon 1 tahun, mungkinkah diperpanjang 6 bulan lagi ?

    Like

  7. hy mba atul,
    mba biasanya kontrak nya di lf berapa bulan?, kalo misalnya penilaian kita meet expetation apakah bakalan diputus kontraknya?
    trus kalo waktu kita di kasih 1 jam, kalo nga nyampe 200 task gimana mba?
    tq

    Like

  8. Hi mba atul… mau tanya nih biasanya brp lama ya kita nunggu untuk dapet jawaban dari pihak lf? soalnya udah hampir 1 minggu masih blm ada jawaban dari pihak lf

    Like

  9. Halo mba, saya mau tanya lagi, maaf ngerepotin hehe. Untuk isian “Submitting Billable Production Hours” di appen itu buat datenya di isi pake date yg di system appen (klo dibuka di hp ada tgl dan jam dibawah kanan di akun appen global) ato pake date Seattle time ya? soalnya misal klo pake seattle msh tgl 7,klo pake sistem dah tgl 8 dan selama ini pas test selalu mengacu ke seattle time,tapi gatau klo buat yg submit waktu kerjanya pake yg mana.
    Thanks.

    Like

    • kalo saya pernah dapet email di bulan Maret bahwa input invoice di sesuaikan dengan waktu di US, (PST/PDT). Pas awal awal iya mengikuti waktu local time, tapi kemudian disuruh ganti menyesuaikan waktu di US

      Like

      • oke makasih banyak mba buat infonya. oiya btw saya mau nanya lagi mba hahah. mereka bilang “If you work four hours, your billable hours are four, regardless of how many tasks you have completed” brarti misal saya ngerjain 10 task dan itu makan waktu 60 menit,brarti yg dihitung 60 menitnya bener ya mba? Biasanya klo mba itungannya gimana? saya takut salah persepsi mba.

        Like

      • Maaf mas fajar baru sempet bales, iya diisi dengan total waktu yang dihabiskan saat ngerjain tasknya. Kalo saya, saya pukul rata semuanya 1 jam, meskipun seringnya ngerjain 20 task cuma setengah jam 😛

        Like

  10. Hi mba atul, saya dapet email dari Appen utk SME dan d tolak mba… hahahah sedih juga… tp saya lsg apply lagi sbg content evaluator..
    saya mau tanya nih mba, kebetulan saya lolos masuk sbg cancidate di lb sbg internet assessor, dan saya jg sedang menunggu jawaban dari lf. baiknya saya lanjutin aja kesempatan di lb atau nunggu bareng lf ya mba? soalnya kl nunggu kabar dari lf saya ga tau kapan br d respon dr pihak lf.
    dan apakah mba punya pengalaman exam di lb? susah mana exam lb dibandingkan dengan lf ya mba?
    di lb ada d tanya apakah saya pernah apply similar job di tpt lain, baik nya saya jujur ato bilang tidak ya?

    Like

    • Maaf mas Jimmy baru sempet bales, waah sayang sekali ya belum rejeki. Saran saya ambil aja kesempatan yang datang duluan, soalnya sayang kalo dilewatkan dan ga dicoba, apalagi kalo yang satunya statusnya ‘menunggu’ itu ga bisa dipastiin kapan datangnya, kalo soal pernah apply apa ga, kekna mending sebut ga usah aja kali ya

      Like

  11. Hi Mba, kalau boleh tau, penghasikan rater Indonesia paling tinggi perbulan yg Mba Atul pernah tau berapa yaa? Maafkan atas kekepoan saya ya Mba.. hehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: