Advertisements

Kerja Online, Paket Internet Apa yang Paling Bagus di Wilayah Jabodetabek?

children-593313_640

Apakah kamu sedang mencari paket internet unlimited dengan kecepatan ultra-fast yang bisa browsing dan streaming tanpa bapering? Apakah kamu sedang mencari paket internet murah yang tidak membuat dompet kamu seakan-akan bocor?

Memang, tidak ada hal yang menggembirakan dari internet selain kecepatan, sinyal kuat, harga paketnya murah dan pelayanan memuaskan. Saya pun berpikiran demikian dan saya paling tidak suka dengan koneksi internet yang lelet (Bisa naik darah kalo ngadepin koneksi internet yang macam begini).

Memutuskan menggunakan provider internet itu, ibarat memilih baju, cocok-cocokan. Saat membeli baju, pertama harus sesuai selera, selanjutnya baru berani mencoba, jika ternyata cocok, maka jadilah dibeli. Setelah dibeli, dicoba dipakai, dan ternyata nyaman, jadilah itu baju sebagai baju andalan.

Ketika membeli baju, tentunya kamu ga mau dong, begitu kelihatan menarik, langsung comot, bayar ke kasir dan selesai. Setelah nyampe rumah, yaah ternyata kekecilan atau yaah ternyata kebesaran. Pada akhirnya apa? tidak jadi dipakai sama sekali dan tertimbun diantara pakaian-pakaian dalam lemari.

Begitu juga saat memilih internet, kamu juga tidak mau kan hanya asal termakan iklan atau mbak-mbak sales yang punya jurus seribu cara sampai akhirnya kamu jadi beli?

Nah kali ini saya akan review pengalaman saya menggunakan Modem Wifi Bolt 4g dan paket internet Bolt yang selama ini saya gunakan untuk kerja online di kosan, browsing-browsing, youtube-an, streaming film di Putlocker, nonton film animasi di Kisscartoon, download ebook, dan internet harian untuk hape saya. Siapa tahu, kamu juga cocok dengan paket internet ini.

Apa itu Bolt 4G?


Bolt Super 4G LTE atau sering disebut Bolt adalah operator 4G Long Term Evolution pertama di Indonesia yang diluncurkan oleh Internux pada tanggal 14 November 2013. Bolt menawarkan kecepatan akses internet hingga 150 Mbps. Bolt hanya melayani akses data sehingga tidak dapat digunakan untuk telepon dan sms.

Pada awalnya, Bolt dimiliki oleh Internux dari awal peluncuran hingga tahun 2015 dan First Media mulai dari pertengahan tahun 2014. Namun, mulai 1 Juli 2015, Bolt secara resmi merupakan bagian dari Firts Media bersama Big TV, FastNet, dan HomeCable.

Bagaimana Cara Mengetahui Jangkauan Layanan Internet Bolt?


1. Cara Manual

  • Jika kamu punya teman yang baik hati dan sudah memakai Bolt lebih dulu, ajak dia main ke tempatmu atau pinjam modem Boltnya untuk mengecek apakah ada sinyal atau tidak di area mu.

2. Cek secara online di website bolt

  • Buka website http://www.bolt.id/ klik tab ‘Coverage’ atau langsung klik link ini http://www.bolt.id/coverage.
  • Masukan alamat kamu baik untuk outdoor maupun indoor coverage.
  • Jika kamu berada di kawasan yang berwarna orange maka selamat, kamu termasuk di area jangkauan Bolt 4G.

Berapa Harga Modem Bolt 4g?


Screen Shot 2016-06-23 at 8.38.49 AM

Sumber: website Bolt

Berapa Harga Paket Internet Bolt?


1. Daftar harga paket Bolt terbaru untuk prepaid/prabayar silakan lihat disini.

Screen Shot 2016-06-23 at 8.50.16 AM

2. Daftar harga paket Bolt terbaru untuk postpaid/pascabayar silakan lihat disini.

Screen Shot 2016-06-23 at 8.45.41 AM

Screen Shot 2016-06-23 at 8.45.24 AM

Sumber: Website Bolt

Bagaimana Cara Cek Kuota Bolt?


Cara cek kuota bolt bisa dilakukan melalui website disini atau lebih mudahnya, install MyBolt app dihape dan dibagian home (ketika buka app) langsung terpampang kuota terakhir.

Bagaimana Cara Isi Ulang Bolt?


Prepaid: Cara isi ulang Bolt bisa dengan cara isi pulsa dan pembelian langsung. Keterangan lebih lanjut bisa dilihat di website resmi Bolt disini.

Postpaid: untuk modem Bolt postpaid atau pascabayar, pembayaran biasanya ditarik langsung (auto debet) dari kartu kredit.

Paket Internet Bolt Apa yang Pernah Dipakai?


Awalnya saya pakai yang paket prabayar biasa yaitu 200rb 17GB. Niatnya sih mau yang pascabayar dari sejak awal beli, namun ada peraturan harus menggunakan kartu kredit untuk paket pascabayar dan waktu itu saya belum punya kartu kredit.

Kemudian saya apply kartu kredit dan saya upgrade paket bolt saya menjadi pascabayar 150rb 20GB.

Ternyata dengan kuota segitu, masih kurang buat saya. Kalau buat kerja online saja sepertinya cukup. Tapi saya hobi youtubean, streaming film, TV series, online radio, download ebook dan lain-lain maka paket internet bolt saya upgrade lagi menjadi 300rb 40GB. Nah paket inilah yang menurut saya paling pas untuk kebutuhan bulanan saya saat ini.

Untuk Beli Paket Postpaid/Pascabayar Apakah Harus Pakai Kartu Kredit?


Tepat. Bahkan saya bela-belain apply kartu kredit salah satu alasannya adalah supaya bisa upgrade ke pascabayar dan dapet paket internet bulanan yang lebih murah. (Meskipun ada alasan lain sih, kapan kapan akan saya bahas)

Kalau Sudah Upgrade Paket Internet Bolt Bisa Downgrade Lagi Ga?


Wah sayang sekali, tidak bisa. Waktu hendak upgrade saya juga sempat menanyakan demikian, tapi mbak-mbak Boltzone yang ada di Detos menjelaskan kalau sudah di upgrade tidak bisa di downgrade lagi.

Lalu solusinya gimana kalau mau downgrade? Kartu bolt nya diganti, sehingga paket internetnya mulai dari awal lagi.

Apakah Pernah Memiliki Pengalaman Buruk dengan Bolt 4G?


Pernah. Waktu itu pas awal-awal baru beli, ya sekitar sebulan lah. Ketika itu masih pake paket prepaid/prabayar (belum beralih ke paket postpaid/pascabayar). Kejadiannya adalah, saya biasanya kalau tidur, wifi Bolt saya matikan. Tapi waktu itu saya ketiduran sehingga lupa mematikan wifi Bolt dan kemudian saya pakai sampai sorenya lagi.

Tiba-tiba kecepatan internetnya melemah. Saya penasaran, pas saya cek kok kuota saya tinggal dikit banget padahal semalem masih lumayan banyak dan sekarang kuotanya seperti berkurang 9GB.

Saya langsung komplain melalui twitter Bolt. Sejujurnya saya tidak suka berdebat, kalau mendapat pelayanan kurang tapi masih bisa diterima biasanya saya senyum saja dan kemudian saya abaikan. Tapi waktu itu saya lagi kesel banget, alhasil saya jadi ngomel panjang kali lebar sama dengan luas, karena saking keselnya. Lagi perlu-perlunya, malah internetnya ilang diambil tanpa ijin (mungkin waktu itu sedang PMS).

Setelah berdebat panjang, akhirnya mereka mengirimkan data penggunaan internet bolt dalam bentuk excel untuk meyakinkan saya bahwa tidak ada kuota yang raib tanpa sebab. Nah pas saya cek, disitu memang ada yang aneh, memang benar ada satu tanggal dimana kuota saya terkuras sebanyak 9GB.

Alasan mereka adalah karena saya buka banyak tab. Ya memang saya suka begitu, ketika melihat link menarik langsung klik new tab, klik new tab dan seterusnya. Tapi saya pikir ga akan sebanyak itu kuota yang hilang, sampai ngabisin 9GB padahal ga download dan streaming apa-apa. Wifi Bolt pun yang pakai hanya saya, tidak saya share ke yang lain.

Setelah debat panjang, akhirnya saya capek karena tujuan saya meladeni perdebatan adalah berharap kuota 9GB saya akan balik ternyata cuma angan-angan. Yasudah. Saya akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan perdebatan.

Alhamdulilah sejak kejadian itu, kuota saya selalu aman. Meskipun saya buka banyak tabs sekalipun. Dan Sampai saat ini saya masih merasa puas dengan internet Bolt yang saya gunakan untuk kerja online, streaming film, radio, youtube dan internet harian handphone.

Kalau Misalnya Dipake Buat Wifi Hape Juga, Ribet Dong, Harus Bawa Boltnya Kemana-mana?


Memang benar, ada yang mengatakan ribet dan ada juga yang mengatakan tidak. Saya termasuk yang menganggapnya tidak ribet. Mengapa? Sebab saya banyak menghabiskan waku di kosan dan kalau pun keluar-keluar saya selalu bawa tas, jadi modem boltnya tinggal saya taruh di tas saya aja, beres.

Note: Kontranya adalah jaringan bolt itu belum seluas jaringan kartu selular jadi ada area area tertentu yang tidak terjangkau jaringan bolt. Misalnya waktu saya pulang kampung, karena Bolt hanya tersedia di Jabodetabek dan Medan. Selain itu, waktu saya berkunjung ke daerah puncak sinyal juga tidak ada. Solusinya, saya biasanya beli paket internet sehari dari Telkomsel. (Mengingat saya sudah kapok pake internet bulanan Telkomsel karena mahal gila)

Pertanyaan terakhir, Mengapa saya memilih Paket Unlimited Bolt?


Dulu saya juga tidak tahu kalau ada layanan internet bolt. Saya tahu dari tetangga kamar saya di kosan, dia yang pakai Bolt duluan. Pas dia lagi short course ke Jepang selama satu bulan, dia meminjamkan modem Boltnya, untuk saya isi dan saya gunakan. Ternyata saya cocok. Jaringan internetnya cepat, itu yang paling saya suka 🙂 dan kalau dihitung-hitung jatuhnya jadi lebih murah.

Awalnya saya pakai paket internet Flash Reguler Telkomsel 1,3 GB harga 135rb (Kalau sekarang mungkin harganya sudah berubah). Saya suka dengan jaringan Telkomsel karena luas dan koneksinya cepat. Paket Flash ini saya pakai untuk hape dan kalau mau internet di laptop saya tethering dari hape, efeknya jadi cepet habis. Terkadang dalam sebulan saya bisa beli 2x paket flash. Internetannya pun terbatas ga sebebas sekarang, karena waktu itu masih berpikir untuk hemat kuota (jadi ga pernah streaming film di laptop, download ebook atau pun download film).

Jika dibandingkan pengeluarannya:

1. Paket flash 2 x @135rb = 270rb dengan kuota total 2,6GB

2. Paket unlimited Bolt = 300rb dengan kuota 40GB

Cukup jauh kan perbedaannya? Tentunya saya akan pilih Bolt karena koneksinya yang cepat dan harga paketnya jauh lebih murah dibanding paket internet yang saya gunakan sebelumnya 🙂


Disclaimer: Seperti yang sudah saya katakan di atas, internet itu cocok-cocokan, saya merasa puas dan nyaman sekali dengan menggunakan bolt, mungkin ada juga yang merasa tidak puas dan tidak nyaman. Berbeda pengalaman itu boleh-boleh saja. Oleh karena itu, silakan share pengalaman kamu menggunakan internet untuk membantu yang lain yang mungkin sedang bingung mencari provider internet yang sesuai, Share pengalaman mu di comment section berikut ya


If you have a question related to my post, please leave a comment through my blog posts. I don’t feel comfortable for being contacted via private message in my social media. I am so sorry but thank you so much for being my valued reader 🙂


 

Advertisements

8 responses

  1. hmm, bolt yah.
    mudah mudahan ada produk inovasi harga murah kualitas canggih, ngarep kayak di amerika. wuzz…wuzz sudah tera kecepatanya… garuk2 kepala, jaringan backbone terintegrasi dan akurat. kayak yang di silicon valey.

    Like

    • hahahhaha amiiin, harapannya juga begitu mas, namanya negara berkembang pasti ketinggalan jauh dengan negara maju, tapi menurut saya bolt sudah termasuk cepat & cocok di kantong kalau disini 🙂

      Like

  2. Barusan dpt email dari lionbridge ngasih info kalo saya gak bisa ikut exam karena IP address yg sama dengan orang lain. Di leapforce kayaknya IP address bisa dynamic soalnya mba kan pake bolt. Semoga bisa kerja di leapforce jg 🙂

    Like

  3. Hi Mba, stlh dpt inspirasi dr blog Mba utk ikutan di LP sy dpt balesan stlh aplikasi saya kirim, thnaks ya Mba, yg sy mau tanya, sy pakai modem smartfren, krn di kota sy blm ada bolt, yg sy alami adalah, ip address sy berubah-ubah, sementara di tuliskan bahwa dr tahap awal proses seleksi spi dgn ujian hrs dr ip address yg sama, apa benar begitu Mba? Ada solusinya? Krn setahu sy bolt ip address nya jg tdk static, tetap bisa ya Mba? Makasih

    Like

    • Hi mba Yesi, iya sepertinya bisa mba, saya ga gitu paham juga soal per IP an, tapi saya juga ganti2 kalo kerja kadang indihome, kadang bolt kadang andromax dan ga masalah, yg penting kekna bukan internet di lokasi umum kaya free wifi

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: