Advertisements

Kuliner Telkom University: Ayam Gepuk Nuklir, Pedasnyaaaa So Extra!

“Neng abis!”

Belum juga kami nanya soal Ayam Gepuk Nuklir, si akang penjual udah ngasih jawaban.

“Oh abis, yaudah makasih kang”. “Coba kita liat yang di sebelah sana,” ujar adek saya menyarankan.Β Karena warung Ayam Gepuk Nuklir ini ada dua, kita pun bergeser ke warung satunya.

Baru juga parkir motor.

“Yaah neng abis!”

“Haa abis semua kang?”

“Ayam sama tempenya masih, tapi nasinya abis!”

“Oh yaudah gpp kang, beli ayamnya satu, yang sayap ya sama tempenya 4”

“Siap neng!”

Si akang penjual mengambil ayam yang sudah digoreng dan menaruhnya di atas cobek lebar yang penuh sambal, merah merona, cabe rawit pula, uwoow

“Mau level berapa neng?”

“2 aja kang” jawab adek saya

Ayam Gepuk Nuklir

Ayam + Tempe Gepuk Nuklir

Sambil menunggu si akang menggepuk dan memenyet-menyet ayam dan tempe mendoannya dengan sambal, saya memperhatikan suasana warung kaki lima ini.

Warung kaki lima tempat berjualan si ayam gepuk nuklir ini bukanlah warung permanen, melainkan beneran gerobak dan tenda, bukan tenda biru tapi ya :p

Gerobak ada di bagian depan, di sebelah kiri ada persediaan cabe rawit merah yang sudah dibersihkan dan siap di ulek kapan pun. Di bagian tengah ada cobek besar dan setengahnya penuh dengan sambal. Sebelah kanan ada tempat untuk meniriskan ayam dan tempe yang telah digoreng, siap di lumuri sambal.

Penjualnya ada dua, si akang yang waktu itu bertugas melayani pembeli dan si teteh yang bertugas menggoreng ayam dan tempe (atau mungkin mereka gantian).

Rambut si akang ala ala Charly Van Houten (vokalisnya ST 12 & Setia Band) agak panjang sampe atas bahu. Masa sih? Hahahaha ga percaya? Liat aja sendiri! :p

IMG_1868 copy

Mirip Charly kan?

 

“Berapa kang,” pikiran saya yang lagi ngebayangin si akang ini ngegepuk ayam sambil nyanyi lagu ST 12, tiba tiba buyar krn pesenan sudah jadi. Eh ternyata si akang diem diem ngasih bonus tahu goreng, yess!

 

Dimanakah Lokasi Ayam Gepuk Nuklir di Area Telkom University?


Screen Shot 2017-11-08 at 2.27.45 PM

Ayam gepuk nuklir ini beralamat di Citerep Sukapura No.16, Sukapura, Dayeuhkolot, Bandung, Jawa Barat 40257.

Untuk menemukan lokasi si Ayam Gepuk Nuklir ini, kamu bisa melalui Jalan Raya Bojongsoang, terus masuk di Jalan Telekomunikasi (pintu masuk Telkom University). Dari situ kamu lurus, lewat depan BNI Dayah Kolot, terus di bunderan yang ada tulisan Telkom University kamu belok kiri.

Nah di sepanjang jalan ini banyak pedagang kaki lima, cari aja yang spanduknya warna kuning terus ada tulisannya “Ayam Gepuk Nuklir”. Warungnya ada dua, di sebelah kiri jalan dan di sebelah kanan jalan.

 

Berapa Harga Ayam Gepuk Nuklir Telkom University?Β 


Karena ini warung pedagang kaki lima, tenang wae, harganya sesuai kantong mahasiswa kok πŸ˜€

Paket 1: Nasi – Ayam – Tempe – Tahu = Rp 16.000,-

Paket 2: Nasi – Ayam – Tempe/Tahu = Rp 15.000,-

Paket 3: Nasi – Ayam =Β  14.000,-

Harga ayam gepuk nuklir perpotong: Rp 11.000,-

Harga tempe mendoan nuklir perpotong: Rp 2,000,-

Harga tahu goreng nuklir perpotong: Rp 2,000,-

Harga nasi satu porsi: Rp 3,000,-

Enaknya Makan Di Tempat atau Dibungkus Bawa Pulang?


Kalau menurut saya, mending dibungkus aja dibawa pulang.

Lho kok gitu kenapa?

Pertama, warungnya kecil dan sempit karena memang warung kaki lima. Meja dan kursi yang ada sangat terbatas. Kalo lagi rame bisa umpel-umpelan ntar duduknya. Ga enak kan kalo pengen makan sambil menikmati pedasnya ayam nuklir ini, lagi pedes pedesnya tapi desak desakan. Tambah pans, meledak ntar wkwkwkw.

Kedua, suasana warungnya pas di pinggir jalan. Kalo siang panas dan lumayan bising karena depannya jalan, banyak kendaraan lalu lalang. Kalo kamu mau makan sambil ngobrol-ngobrol cantik kekna kurang pas.

Ketiga, soal kenyamanan. Warung satunya areanya lumayan ditutup dengan spanduk jadi ga keliatan dari luar. Tapi kalo yang satunya lagi (yang warungnya lebih kecil) area yang ditutup hanya sebelah, jadi sebelahnya terbuka.

Pas terakhir saya kesana itu malam-malam, habis maghrib gitu. Pas abis ujan banget, karena ini bukan warung permanen jadi lantai dasarnya ga di semen. Alhasil becek banget waktu itu. Jadi mending dibungkus dan dimakan di kosan atau di rumah aja πŸ™‚

Meskipun warungnya kecil dan mepet jalan, tapi rasanya menurut saya ga kalah sama menu-menu ayam di restaurant mahal. Yang jelas, bisa jadi pilihan menarik kalo kamu mau kuliner di sekitar kampus Telkom University.

Bahkan kalo saya disuruh milih, mending ayam gepuk nuklir ini. Seminggu di Bandung, hampir tiap hari beli :p. Rasanya bener bener cocok dilidah saya, meskipun pedesnya bikin mules tapi selalu bikin ketagihan.

Ayam Gepuk Nuklir Telkom University

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: