Advertisements

Nicki Minaj, A Big Surprise, Salute!

“Siapa sih dia, aneh gitu, kok bisa dia jadi artis!”

Saya masih suka ketawa kalo inget kelakar alias candaan teman saya beberapa tahun lalu. Memang tidak bisa dipungkiri, Nicki Minaj adalah sosok yang bisa dibilang ‘kontroversial’.

Mulai dari lirik lagunya, cara berpakaiannya, atau bahkan cara berdandannya yang ga se-elegan Gigi Hadid atau pun Kendall Jenner.

Meskipun saya bukan fansnya dan juga bukan haters-nya, tapi jujur saya menikmati beberapa lagu Nicki Minaj. Just to name a few:

Memang, ada musik yang meaningful dan ada yang meaningless. Meaningless bagi saya masih acceptable selama nadanya enak dan ngebeat (kadang saya suka ga peduli lirik soalnya wkwkwkwk).

“Aneh banget, suka lagu tapi ga peduli liriknya”

Continue reading

Advertisements

New Opportunity at Appen: Social Media Evaluator Project 2016

Beberapa minggu lalu saya mendapat kabar dari beberapa teman saya yang menerima email undangan untuk join project baru Appen. Hari ini saya juga mendapat email dari mereka.

Ada dua email yang saya terima, pertama email umum yang berisi ajakan untuk apply dan kedua email ralat dan additional questioner (sepertinya mereka baru menyadari dulu saya pernah apply di Appen).

Saya pernah join project Social Media Evaluator Appen tahun lalu, kerjaannya lebih gampang dibanding Search Engine Evaluator, kerja online saya yang sekarang.

Tapii itu tahun lalu, saya kurang tahu kalo untuk project baru ini. Buat kamu yang tertarik untuk kerja online seperti saya, silakan dicoba!

Berikut saya share email yang bersifat umum yang saya terima, sepertinya siapa pun bisa apply. Continue reading

Mau 100GB Free Storage di Google Drive? Begini Caranya

photographers-1150033_1920

100GB Free Storage di Google Drive itu sudah sangat lumayan bagi saya.

Bulan Agustus 2016 lalu, ketika saya akan mengirim hasil photo editing, account Gmail saya selalu muncul peringatan low storage karena kapasitas nyaris penuh. Bayangkan 14,2 GB terpakai dari total 15GB yang dikasih Google. Ibarat tas yang sudah kepenuhan sampai zipper nya susah ditarik.

“Wah harus ngapusin data lagi nih,” batin saya sambil ngebuka file di Google Drive dan memilih-milih file mana yang akan di hapus. Rasanya seperti membongkar ulang isi koper yang sudah tertata rapi tapi harus dikurangi karena ingat kapasitas bagasi.

Memang, saya sering kirim foto melalui email, terutama jika jumlahnya tidak banyak. Kalau jumlahnya banyak biasanya saya share folder lewat Google Drive.

Kedua, sebelum hobi streaming film, dulu saya masih sering download film di Ganool yang terkadang file filmnya langsung tersimpan di Google drive.

Belum lagi, kalau mau sharing data dengan kapasitas besar dan malas ketemuan, ujung-ujungnya, ‘share di Google Drive ya!’ Akibatnya, kapasitas saya sering penuh dan harus sering-sering dihapusin.  Capek.

Continue reading

5 Hal yang Wajib Kamu Perhatikan Saat Tinggal Jauh dari Keluarga

light-1265543_1920

Akhir-akhir ini banyak kasus pembunuhan dan bunuh diri di kalangan remaja maupun mahasiswa. Tempat kejadian perkaranya pun di kosan yang bersangkutan. Di sekitar kampus UI sudah beberapa kali ditemukan kasus serupa.

Kamis, 29 Maret 2015, Akseyna Ahad Dori, Mahasiswa Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) UI ditemukan tewas mengambang di danau Kenanga UI dekat Balairung. Motif tewasnya mahasiswa tersebut masih terus di dalami. Beredar kabar, mahasiswa tersebut bunuh diri, beredar juga mahasiswa tersebut dibunuh.

Pada Ahad, 28 Juni 2015, Dwi Purnama Putri alias Beki, Mahasiswi Fakultas Hukum UI ditemukan meninggal di kamar kosan karena sakit. Baru ketahuan, setelah temannya datang ke kamar kosannya karena penasaran pesan singkatnya tidak kunjung dibalas.

Dan baru-baru ini, pada Selasa Siang, 31 Mei 2016, Vinsensius Billy, ditemukan tewas di kamar kosnya karena gantung diri.

Semua kejadian diatas pasti akan membuatmu merinding ngeri. Namun disisi lain, juga ada rasa iba. Jika saja mahasiswa yang sakit punya teman dekat satu kosan yang bisa merawat saat ia sakit. Jika saja mahasiswa yang punya masalah, stress dan depresi punya tempat dan bersedia untuk berbagi, mungkin kejadian bunuh diri bisa dicegah.

Begitulah, risiko tinggal jauh dari orang tua dan keluarga. Semua kegiatan, kebutuhan dan masalah harus siap dihadapi sendiri. Sendiri disini bukan berarti kamu harus benar-benar menyelesaikan masalah kamu sendirian.

Continue reading

Pavel Durov, CEO Telegram & Mark Zuckerber Versi Rusia

0516_FL-mark-zuckerberg-pavel-durov_2000x1065-1200x639

Karena kesuksesannya bergelut di dunia sosial media, Pavel Durov sering disebut sebagai Mark Zuckberberg versi Rusia. Dibalik kesuksesannya itu, ternyata ia juga pernah dipaksa untuk keluar dari perusahaan yang ia bangun. Sekarang, ia mengembangkan aplikasi baru, Telegram Messenger yang memiliki sekitar 100 juta  pengguna. Durov juga terkenal akan lifestyle-nya yang unik: ia hanya mengenakan pakaian serba hitam, dan ia melakukan perjalan secara terus-menerus di seluruh dunia. Terkadang, ia bersama karyawannya membuang uang begitu saja dalam jumlah  yang fantastis dari jendela kantornya.

Continue reading

Mungkinkah Bisa Kuliah Gratis?

Hai teman teman blogger, para pejuang pendidikan sekalian. Ada ga diantara teman teman yang saat ini sedang galau? Galau? Eits bukan galau soal cinta atau yang lainnya ya. Tapi galau karena sebentar lagi kalian lulus SMA dan bingung mau ngapain selanjutnya. Mau kuliah ga ada biaya, mau kerja juga ga punya keahlian, masih pas pasan.

Mau kuliah pengen sih, tapi emang ada kuliah dengan biaya 0? Zaman sekarang mana ada kuliah gratis pasti banyak embel embelnya bayar inilah itulah, ujung-ujungnya duit. Gak mungkin deh kuliah gratis. Kalo orang ga punya ga usah mimpi kuliah. Mending kerja cari duit.

Itulah kata kata yang sering saya dengar dulu sewaktu lulus SMA. Hampir semua orang bilang demikian termasuk orang tua. Waktu itu, Orang tua saya tidak pernah memperbolehkan saya kuliah. Bahkan melarangnya. Saya disuruh langsung bekerja, merantau ke Jakarta bekerja di pabrik lah, jadi pembantu lah, baby siter lah dan sebagainya. Intinya kerja dan cari duit.

 

Continue reading

Everything Happen for A Reason

Connecting

I believe that everything happens for a reason. Yes, absolutely. When i meet someone, i become a friend with someone, i know that every single of them will make a contribution in my life. Whether i can share my experience with or i learn something new from them. I meet her, i meet him, or i meet them i am sure i can learn something for every moment we make

 

 

Kuliah: Niat Tanpa Keraguan

Kuliah: Niat Tanpa Keraguan

Saya sering menangis saat mengutarakan niat dan keinginan saya untuk melanjutkan kuliah. Orang tua saya menentangnya, boro-boro untuk biaya kuliah, untuk makan esok hari saja susah. Mereka lebih menyarankan saya untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga atau sebagai buruh di pabrik sehabis lulus SMA. Rasanya sedih, sedih sekali, saya tidak ingin mengikuti peta yang sama. Saya ingin mencari jalan lain yang bisa mengangkat kehidupan keluarga saya kelak. Niat saya bulat, saya harus kuliah tahun depan.

Continue reading

Visit Korea: Myeong-dong Street

Visit Korea: Myeong-dong Street
Bulan Februari masih termasuk winter di Korea, winter akhir lah. Suhu berkisar antara -8 sampai 6. Area Myeong-dong ini menurut gw lebih dingin dibanding area di sekitar Seoul Station tempat guess house kita. Apalagi angin di area Myeong-dong ini cukup dahsyat, semakin malem semakin dingin. Pernah satu kali dateng ke Myeong-dong pas lagi dingin-dinginnya, ampe tuh jalan agak sepi, jarang orang yang lalu-lalang padahal biasanya rame banget. Kalo udah gak kuat sama anginnya, kita langsung cari toko kosmetik untuk sekedar menghangatkan badan sambil lihat-lihat barang yang dijual.

Continue reading