Advertisements

Jadwal dan Harga Travel Depok Town Square – Bandung

Pertama kali saya berkelana dari Detos ke Bandung naik travel itu sekitar tahun 2015, pas mau dateng ke wisuda adek di Telkom University.

Menurut saya, naik travel itu enak dan nyaman, berasa naik mobil pribadi hahaha.

Masa? Cobain aja!

Pas naik travel, kamu bisa menikmati perjalanan dengan mobil yang bersih, kursi yang empuk, udara yang bikin adem, ga desak-desakan dan kamu bisa tidur dengan tenang. Plus, kamu dapet air mineral sebotol pula, lumayan kan wkwkwk.

Pool keberangkatannya, di Depok Town Square, juga strategis untuk area Depok. Dan kebetulan deket dengan kosan saya. Pilihan lokasi turunnya pun lebih banyak dan cenderung lebih dekat dengan lokasi tujuan.

Pernah sekali ke Bandung naik Kereta. Mana berangkatnya harus ke Stasiun Pasar Senen dulu sekitar 1 jam dari kosan. Terus perjalanan dari Stasiun Pasar Senen – Kiara Condong malah cenderung lebih lama karena waktu itu naik ekonomi. Penumpangnya penuh dan ramai (agak berisik sih sebenernya hehehe). Belum lagi dari Stasiun ke kosan adek saya jaraknya cukup jauh.

Alhasil, menurut saya, travel adalah pilihan terbaik buat transportasi Depok-Bandung or vice versa. Biasanya saya berangkat dari Detos terus turun di area Baltos atau Buah Batu.

Dari Depok Town Square dulu saya naik dari jaman Cipaganti, terus Sararea dan sekarang berganti menjadi Lintas Shuttle.

Lintas Shuttle merupakan travel yang sekarang beroperasi di Depok Town Square (Pengganti dari Sararea dan Cipaganti).

Screen Shot 2017-11-11 at 10.38.27 AM

Lokasi Lintas Shuttle Travel di Depok Town Square


Lokasi outlet Lintas Shuttle di Depok Town Square (Detos) ada di belakang gedung. Tepatnya di area parkiran.

Kalau kamu masuk dari pintu depan, lurus aja terus sampe pintu keluar menuju parkiran yang deket Matahari dan Eskalator turun ke Hypermart. Begitu kamu keluar dari pintu, nah outletnya pas ada di sebelah kanan.

 

Jadwal keberangkatan Travel Lintas Shuttle dari Depok Town Square (Detos) ke Bandung:

Continue reading

Advertisements

Kuliner Sate Kardjan Bandung, Enak Ga Sih?

sate kardjan

“Kita sekalian check out kan?”

“Iya tapi ke Sate Kardjan nya jalan kaki aja ya, mobilnya tinggal sini, jalannya muter kalo bawa mobil”

“Okey!”

Setelah proses check out selesai, saya dan teman saya, bertiga, langsung keluar hotel Citradream Bandung. Cuaca waktu itu mendung dan kekna udah mau ujan. Jalan Pasirkaliki terlihat ramai dan lumayan padat. Banyak motor dan mobil berseliweran.

Kita pun bergerak ke arah kiri, melewati toko Kinari Djaja, dan di pertigaan, kita menyeberangi Jalan Kebon Kawung.

Screen Shot 2017-11-01 at 3.40.56 PM

Setelah melewati jembatan, kita belok ke kiri menuju Waroeng Sate Kardjan. Kalau kamu kesini, suasana restorannya terlihat adem dan sejuk karena ada sekitar 4-5 pohon cukup besar dan rindang di halaman restoran.

Waktu kita kesana, kondisi restoran masih sepi. Sepertinya mereka baru buka. Bahkan kita mungkin pelanggan pertama mereka *langsung ngarep diskon hahaha yakali.

Dapur restoran ada di bagian depan. Di depannya ada sekitar 3-4 meja di bawah tenda-tenda yang bisa kamu pilih sebagai tempat makan. Sedangkan sisanya ada di area halaman. Konsep restorannya terbuka, tetap beratap, tapi bukan di dalam ruangan.

Karena perut udah dangdutan, kita pun langsung memesan makanan.

“Duh laper”

Continue reading

Mau Ski di Gala Yuzawa? 5 Hal yang Wajib Kamu Tahu

IMG_6603

“Wuuuuzzzzz”

Shinkansen melaju sangat cepat dari Stasiun Ikebukuro, dekat hotel futon yang saya tempati menuju destinasi trip terakhir, Gala Yuzawa Ski Resort.

Naik Shinkansen itu nyaris ga ada bunyinya, mirip naik pesawat. Interiornya juga mirip banget, kursinya nyaman, empuk dan ada meja lipatnya masing-masing. Bahkan saking cepetnya, sama-sama bikin telinga berdengung.

Bedanya, Shinkansen lebih roomy dan jendelanya lebih lebar. Seru! Buat ngeliat pemandangan selama perjalanan.

2,5 jam pun berlalu, saya yang tadinya terkantuk-kantuk hampir tertidur, terbangun mendengar pengumuman bahwa kereta hampir sampai.

Saya reflek menyipitkan mata begitu cahaya terang dan mencolok muncul dari balik jendela. Terlihat pemandangan langit yang biru dan salju putih yang menyelimuti area perbukitan di Gala Yuzawa.

“Waaaaahh Sugoiiiii!” Indahnya, sungguh sulit diungkapkan dengan kata-kata.

IMG_6303  IMG_6255

Continue reading

Cuanki Serayu Bandung: Pertama Kalinya Beli Cuanki Pake Antri

IMG_9363

“Teh udah abis teh, barusan”

Yaaahh… belum juga motor kami berhenti, udah disambut dengan kalimat yang bikin saya shock.

Bagaimana bisa? Ini baru jam 5 sore lho.

Sore itu, si adek mengajak saya kulineran Cuanki Serayu yang berlokasi di Jalan Serayu Bandung. Pertama kalinya dateng eh langsung ga kebagian.

Memang adek saya udah wanti-wanti, kalo berangkat jam segini biasanya ga kebagian. Tapi saya bilang, yaudah coba aja dulu, eh beneran ga dapet hiks . . .

“Kang masih ada ga?”

Saya pun menoleh ke belakang. Bahkan ada beberapa mobil dibelakang kami yang juga harap harap cemas menanti si cuanki, tapi ternyata baru saja ludes.

Oke lah akhirnya kami pun bergeser nyari tempat makan lain. Batin saya, “okeh, udah kadung penasaran cuanki aja ampe rebutan, besok harus kesini lagi dan dateng lebih awal.” (Ngebatinnya semangat banget, kaya semangat mau lomba makan kerupuk pas Agustusan)

 

Continue reading

Traveling ke Jepang? Inilah 10 Tips Menghemat Biaya Makan

Hemat Biaya Makan Jepang

“Excuse me! Is this the price for the whole eggs?” Tanya saya sembari menunjuk papan harga di rak dan menggerakan tangan melingkari satu kotak telor isi 10 biji.

“Yes,” Kemudian dengan senyum ramahnya, ibu petugas supermarket Jepang itu lanjut menjelaskan dengan bahasa Jepang yang bikin saya ga mudeng tapi intinya saya tahu itu harga satu kotak telor isi 10 biji.

Pas saya lagi milih-milih telornya, si ibu mendekat lagi.

“Choose this, it is cheaper,” lagi-lagi diikuti penjelasan dengan bahasa Jepang dan sedikit campuran bahasa Inggris, yang intinya kira kira begini, “Ini telor promo yang diadakan setiap pagi, promo terbatas hanya sejumlah ini (telor yang ada di rak), siapa cepat dia dapat.”

Telor yang sebelumnya saya pegang 10 biji harganya sekitar 247¥ dan yang promo ini telor 10 biji harganya 158¥.

O eM Gi…!!!

Sebagai wanita sejati, siapa sih yang ga suka diskon dan harga lebih murah. Apalagi setelah dilihat lihat telornya sama ga ada bedanya, sama sama telor cangkang coklat.

Tanpa pikir panjang, telor seharga 158¥ langsung masuk keranjang belanja.

Itu adalah pengalaman saya saat belanja di supermarket Global Kitchen. Supermarket ini banyak menjual bahan makanan segar, siap saji, keperluan dapur dan buah. Lokasi Global Kitchen Supermarket ada di Kyoto-Yodobashi lantai paling bawah.

Biasanya, saya dan teman saya belanja di Konbini macam Sevel, Family Mart atau Lawson. Dan ga kepikiran nyobain belanja di Supermarket Jepang. Tapi hari itu teman saya sakit, ga bisa makan apa pun karena selalu keluar (dimuntahkan). Akhirnya saya nyari apel karena cuma apel yang ga dimuntahin. Saya cari-cari di Konbini ga ada buah apel, adanya pisang melulu. Akhirnya saya googling dan nemu supermarket ini.

Untunglah saya main ke supermarket. Karena cukup menambah keseruan traveling saya  (ternyata muter muter Kyoto sendiri seru juga) dan bisa membeli bahan makanan untuk menghemat biaya.

Hemat yang saya tekankan disini adalah makan murah, sehat dan insya Allah halal. Bukan asal makan yang penting murah ya. *Sebenernya ya ga sehat sehat amat sih soalnya masih ada menu Indomie :p

Nah berikut adalah tips menghemat biaya makan, yang sudah saya aplikasikan selama 11 hari traveling ke Jepang. Siapa tahu tips ini bisa menginspirasi kamu yang mau jalan jalan kesana *cieee ke Jepaang…

Continue reading

Panduan Menggunakan Locker di Stasiun Jepang

“Ka besok kita check out hotel pagi aja ya! Biar ga bolak balik, enaknya koper kita titip dimana ya, hotel atau stasiun?”

“Kekna di Stasiun Asakusa aja tul, yang kemarin kita lewati itu, yang deket lift. Soalnya kalo balik hotel mayan juga jalannya, takut ga kekejar”

“hmm iya juga, yaudah besok koper langsung kita bawa”

Itu adalah percakapan saya dengan temen saya menjelang tidur saat menginap di Hotel Kapsul Enaka Asakusa Central Hotel (pengalaman saya terkait menginap di hotel kapsul bisa dibaca disini).

Jadwal saya dan temen saya waktu itu adalah pagi hari, main ke area gunung Fuji dan sorenya lanjut pindah dari Tokyo ke Kyoto.

Jarak Gunung Fuji dari Asakusa Station cukup jauh, sekitar 3-4 jam. Kalau naik satu kereta doang mending, ganti keretanya tuh bisa 3-4 kali juga. Dengan kondisi kekgitu, tentu saya ga mau repot-repot nenteng koper. Akhirnya, koper pun kita titipkan di loker stasiun asakusa di dekat Kaminarimon exit, dekat lift.

Waktu itu saya dan teman saya ga prepare searching dan kepo-kepo soal locker jadi kurang persiapan.

IMG_5746

Bahkan sempet bingung pas mau nitip di stasiun Kyoto semua locker penuh. Bayangin dong stasiun segede itu, lokernya aja banyak bangeeet, penuuuh semuaaa!

Daaan, itu bukan weekend, tapi hari Selasa, Hebaaat ga tuh!

Jadi buat kamu yang berencana jalan-jalan ke Jepang dan berniat menitipkan barang di locker stasiun kamu perlu tahu hal-hal berikut biar kamu ada persiapan.

Continue reading

Halal Food Harajuku, Kisah Crepes yang Berakhir Kebab

Traveling ke Jepang tak akan terlepas dari pikiran mencari makanan halal dimanapun kamu berada. Yakin deh!

Apalagi pas udaranya lagi dingin, beuh… bawaannya pengen makan mulu atau paling ga, ngemil. *Langsung ngebayangin, ngeliat makanan anget dengan asap kebul-kebul.

Kalau kamu ke Jepang dan main ke Harajuku, udah pasti kamu bakal ngalamin ini, menahan serangan maut street food di Takeshita Dori. Hati-hati, karena bau enaknya sungguh keterlaluan!

IMG_4884

Continue reading

Tinggal di Hotel Kapsul Jepang, Nyaman Ga Sih?

IMG_4016 copy

Hello travellers!

Adakah yang sedang berencana liburan ke Jepang?

Jika iya, postingan ini cocok buat jadi bahan pertimbangan kamu memilih hotel murah di Jepang.

Terutama buat kamu yang mupeng tinggal di hotel kapsul Jepang.

Buat kamu yang belum ada rencana ke Jepang dalam waktu dekat, it’s ok, gpp.

Siapa tahu abis baca postingan ini, kamu malah jadi mupeng 😛

Ok, bicara soal hotel kapsul, baru mendengar namanya saja otak saya langsung ngebayangin:

Sebuah hotel yang memiliki tempat tidur berbentuk seperti kapsul obat, berjejer, dengan ruangan yang sempit, tanpa jendela, pengap bahkan bisa sampe susah napas. *Kekna ini kebanyakan nonton film ya, pikirannya jadi aneh aneh.

“Emang aslinya kekgitu?”

Continue reading

2 Kejadian Bikin Ngakak Saat Menginap di Hotel Jepang (1)

Hai para travelers dan life-seekers!

Sepertinya, sudah sebulan ya dari postingan terakhir saya tentang traveling ke Jepang.

Baca: Shinjuku Gyoen, Pertama Kalinya Lihat Full Bloom Sakura *Maap yak, norak 😛

“Kok baru satu tulisan, lagi sibuk banget sis?” Ah enggak juga.

Cuman ya gitu habis bolos kerja online 11 hari, dari tanggal 20-30 Maret 2017, mau ga mau sekarang jadi rajin lembur alias ngalong. Maklum kejar setoran, demi lebaran yang lebih menyenangkan XD

Padahal alesan sebenernya simple, penyakit nulis saya kambuh: LAZY!

Oh iya saya udah pernah cerita belum ya? (boro-boro cerita, nulis aja baru satu) *ups

Iya sorry sorry, jadi gini selama di Jepang kemarin itu, saya menginap di 3 hotel yang berbeda dengan jenis atau style yang berbeda juga.

“Wih gaya amat!” Bukan gaya T.T, justru ini demi pengiritan. Mau ngirit tapi pengen nyobain semua :p

Selama di Jepang itu, saya menginap di Hotel Kapsul 4 malam, Hotel dorm (bunk bed) 4 malam dan Hotel Japanese Style (kasur futon) 2 malam. Untuk review masing-masing hotelnya tunggu curhatan saya berikutnya ya!

Untuk kali ini, Saya mau fokus curhat hal-hal konyol yang saya lakuin selama menginap di hotel Jepang. Kejadian itu masih bikin saya ketawa kalo inget, jadi pengen saya tulis.

Siapa tahu bisa berbagi kebahagiaan kan, bikin kamu ketawa juga *kalo pun garing, plis pura-pura ketawa aja ya, biar saya seneng wkwkwk.

Continue reading

Shinjuku Gyoen, Pertama Kalinya Lihat Full Bloom Sakura

IMG_6863jadi

Melihat full bloom sakura adalah dambaan setiap traveler saat spring trip ke Jepang. Baiknya, jauh-jauh hari sebelum memesan tiket keberangkatan, kamu cek terlebih dahulu sakura forecast di Jepang kemungkinan akan full bloom di tanggal berapa dan bulan apa.

Meskipun sudah mengecek sakura forecast 2017, ternyata banyak pohon sakura yang belum mekar setibanya saya di Jepang, 20-30 Maret 2017. Padahal, hampir sebagian besar destinasi wisata Jepang berupa taman. Sayang banget kan kalo berkunjung ke taman tapi ga ketemu sama si sakura ini.

Continue reading