Advertisements

Pengalaman Halal Restaurant Jepang Part 1: Gyumon Yakiniku Shibuya

Spring is coming! Pasti udah banyak yang berencana mau ke Jepang Spring ini buat ngeliat sakura. Jadi keinget, tanggal 20 Maret tahun lalu saya baru nyampe Tokyo, hari pertama dari total 11 hari traveling ke Jepang. Aahh jadi kangen! Rasanya pengen kesana lagi 😭

Well karena belum bisa kesana lagi, sekarang saatnya me-recall semua memori yang ada di Jepang. Saya akan sharing pengalaman makan di Gyumon Halal Yakiniku Restaurant di Shibuya. Mungkin diantara kamu ada yang penasaran sama restaurant ini, yuk waktunya kepo!

Gyumon-halal-restaurant-shibuya-japan

Gyumon, Halal Yakiniku Restaurant Shibuya, Jepang


Nama Restoran: Gyuumon atau sering disebut Gyumon

Kategori Makanan: Japanese BBQ; Grill

No Telp: 050-5570-3139 (+81-50-5570-3139) (Hanya untuk reservasi)

Budget: ¥3,000~¥3,999 (Sekitar 400-500rb per orang)

  • All you can drink
  • course:3000-4000

Menu di Gyumon Halal Restoran Shibuya, Jepang

Continue reading

Advertisements

Jadwal dan Harga Travel Depok Town Square – Bandung

Pertama kali saya berkelana dari Detos ke Bandung naik travel itu sekitar tahun 2015, pas mau dateng ke wisuda adek di Telkom University.

Menurut saya, naik travel itu enak dan nyaman, berasa naik mobil pribadi hahaha.

Masa? Cobain aja!

Pas naik travel, kamu bisa menikmati perjalanan dengan mobil yang bersih, kursi yang empuk, udara yang bikin adem, ga desak-desakan dan kamu bisa tidur dengan tenang. Plus, kamu dapet air mineral sebotol pula, lumayan kan wkwkwk.

Pool keberangkatannya, di Depok Town Square, juga strategis untuk area Depok. Dan kebetulan deket dengan kosan saya. Pilihan lokasi turunnya pun lebih banyak dan cenderung lebih dekat dengan lokasi tujuan.

Pernah sekali ke Bandung naik Kereta. Mana berangkatnya harus ke Stasiun Pasar Senen dulu sekitar 1 jam dari kosan. Terus perjalanan dari Stasiun Pasar Senen – Kiara Condong malah cenderung lebih lama karena waktu itu naik ekonomi. Penumpangnya penuh dan ramai (agak berisik sih sebenernya hehehe). Belum lagi dari Stasiun ke kosan adek saya jaraknya cukup jauh.

Alhasil, menurut saya, travel adalah pilihan terbaik buat transportasi Depok-Bandung or vice versa. Biasanya saya berangkat dari Detos terus turun di area Baltos atau Buah Batu.

Dari Depok Town Square dulu saya naik dari jaman Cipaganti, terus Sararea dan sekarang berganti menjadi Lintas Shuttle.

Lintas Shuttle merupakan travel yang sekarang beroperasi di Depok Town Square (Pengganti dari Sararea dan Cipaganti).

Screen Shot 2017-11-11 at 10.38.27 AM

Lokasi Lintas Shuttle Travel di Depok Town Square


Lokasi outlet Lintas Shuttle di Depok Town Square (Detos) ada di belakang gedung. Tepatnya di area parkiran.

Kalau kamu masuk dari pintu depan, lurus aja terus sampe pintu keluar menuju parkiran yang deket Matahari dan Eskalator turun ke Hypermart. Begitu kamu keluar dari pintu, nah outletnya pas ada di sebelah kanan.

 

Jadwal keberangkatan Travel Lintas Shuttle dari Depok Town Square (Detos) ke Bandung:

Continue reading

Kuliner Telkom University: Ayam Gepuk Nuklir, Pedasnyaaaa So Extra!

“Neng abis!”

Belum juga kami nanya soal Ayam Gepuk Nuklir, si akang penjual udah ngasih jawaban.

“Oh abis, yaudah makasih kang”. “Coba kita liat yang di sebelah sana,” ujar adek saya menyarankan. Karena warung Ayam Gepuk Nuklir ini ada dua, kita pun bergeser ke warung satunya.

Baru juga parkir motor.

“Yaah neng abis!”

“Haa abis semua kang?”

“Ayam sama tempenya masih, tapi nasinya abis!”

“Oh yaudah gpp kang, beli ayamnya satu, yang sayap ya sama tempenya 4”

“Siap neng!”

Si akang penjual mengambil ayam yang sudah digoreng dan menaruhnya di atas cobek lebar yang penuh sambal, merah merona, cabe rawit pula, uwoow

“Mau level berapa neng?”

“2 aja kang” jawab adek saya

Ayam Gepuk Nuklir

Ayam + Tempe Gepuk Nuklir

Sambil menunggu si akang menggepuk dan memenyet-menyet ayam dan tempe mendoannya dengan sambal, saya memperhatikan suasana warung kaki lima ini.

Warung kaki lima tempat berjualan si ayam gepuk nuklir ini bukanlah warung permanen, melainkan beneran gerobak dan tenda, bukan tenda biru tapi ya :p

Gerobak ada di bagian depan, di sebelah kiri ada persediaan cabe rawit merah yang sudah dibersihkan dan siap di ulek kapan pun. Di bagian tengah ada cobek besar dan setengahnya penuh dengan sambal. Sebelah kanan ada tempat untuk meniriskan ayam dan tempe yang telah digoreng, siap di lumuri sambal.

Penjualnya ada dua, si akang yang waktu itu bertugas melayani pembeli dan si teteh yang bertugas menggoreng ayam dan tempe (atau mungkin mereka gantian).

Rambut si akang ala ala Charly Van Houten (vokalisnya ST 12 & Setia Band) agak panjang sampe atas bahu. Masa sih? Hahahaha ga percaya? Liat aja sendiri! :p

Continue reading

Kuliner Sate Kardjan Bandung, Enak Ga Sih?

sate kardjan

“Kita sekalian check out kan?”

“Iya tapi ke Sate Kardjan nya jalan kaki aja ya, mobilnya tinggal sini, jalannya muter kalo bawa mobil”

“Okey!”

Setelah proses check out selesai, saya dan teman saya, bertiga, langsung keluar hotel Citradream Bandung. Cuaca waktu itu mendung dan kekna udah mau ujan. Jalan Pasirkaliki terlihat ramai dan lumayan padat. Banyak motor dan mobil berseliweran.

Kita pun bergerak ke arah kiri, melewati toko Kinari Djaja, dan di pertigaan, kita menyeberangi Jalan Kebon Kawung.

Screen Shot 2017-11-01 at 3.40.56 PM

Setelah melewati jembatan, kita belok ke kiri menuju Waroeng Sate Kardjan. Kalau kamu kesini, suasana restorannya terlihat adem dan sejuk karena ada sekitar 4-5 pohon cukup besar dan rindang di halaman restoran.

Waktu kita kesana, kondisi restoran masih sepi. Sepertinya mereka baru buka. Bahkan kita mungkin pelanggan pertama mereka *langsung ngarep diskon hahaha yakali.

Dapur restoran ada di bagian depan. Di depannya ada sekitar 3-4 meja di bawah tenda-tenda yang bisa kamu pilih sebagai tempat makan. Sedangkan sisanya ada di area halaman. Konsep restorannya terbuka, tetap beratap, tapi bukan di dalam ruangan.

Karena perut udah dangdutan, kita pun langsung memesan makanan.

“Duh laper”

Continue reading

Mau Ski di Gala Yuzawa? 5 Hal yang Wajib Kamu Tahu

IMG_6603

“Wuuuuzzzzz”

Shinkansen melaju sangat cepat dari Stasiun Ikebukuro, dekat hotel futon yang saya tempati menuju destinasi trip terakhir, Gala Yuzawa Ski Resort.

Naik Shinkansen itu nyaris ga ada bunyinya, mirip naik pesawat. Interiornya juga mirip banget, kursinya nyaman, empuk dan ada meja lipatnya masing-masing. Bahkan saking cepetnya, sama-sama bikin telinga berdengung.

Bedanya, Shinkansen lebih roomy dan jendelanya lebih lebar. Seru! Buat ngeliat pemandangan selama perjalanan.

2,5 jam pun berlalu, saya yang tadinya terkantuk-kantuk hampir tertidur, terbangun mendengar pengumuman bahwa kereta hampir sampai.

Saya reflek menyipitkan mata begitu cahaya terang dan mencolok muncul dari balik jendela. Terlihat pemandangan langit yang biru dan salju putih yang menyelimuti area perbukitan di Gala Yuzawa.

“Waaaaahh Sugoiiiii!” Indahnya, sungguh sulit diungkapkan dengan kata-kata.

IMG_6303  IMG_6255

Continue reading