Trip Ke Singapura Part 1: Pengalaman Naik Singapore Airlines

Tulisan ini berisi pengalaman saya pertama kali naik Singapore Airlines untuk wisata ke Singapura pada tanggal 2 – 6 Desember 2019 dengan rute Jakarta – Singapura – Jakarta.

Overall, terbang bersama Singapore Airlines sangat nyaman menurut saya, seating areanya roomy, makanannya enak dan pelayanannya memuaskan. Kalau harganya cocok dikantong, tentu saya akan memilih Singapore Airlines lagi 😎


1). Mengapa Memilih Singapore Airlines? Padahal Banyak Lho Pesawat Lain yang Lebih Murah


Hmmm kenapa ya? 🤔 Memang benar, ada beberapa airlines yang menawarkan harga lebih murah dari Indonesia ke Singapura, seperti Air Asia atau Lion Air. Saya memilih Singapore Airlines, mungkin lebih untuk memenuhi ‘kepuasan pribadi’. Soalnya, udah ngincer Singapore Airlines sejak lama dan pengen ngerasain seperti apa sih rasanya naik maskapai berkelas ini 🤣

Singapore Airlines merupakan salah satu maskapai berkelas di dunia yang selalu masuk jajaran Top 10 Best Airlines in The World.

Di Tahun 2019, Singapore Airlines menempati posisi kedua sebagai Best Airlines in The World menurut Skytrax ranking. Maskapai lain yang termasuk dalam top 10 tahun 2019 antara lain Qatar Airways, ANA All Nippon Airways, Cathay Pacific Airways, Emirates, EVA Air, Hainan Airlines, Qantas Airways, Lufthansa, dan Thai Airways.

Dengan segudang prestasi yang memukau itu, siapa sih yang ga pengen nyobain naik pesawat yang ada di list itu. Meskipun, maskapai-maskapai tersebut terkenal dengan tarif yang cukup mahal. Kalau kamu beruntung, kamu bisa menikmati pesawat berkelas itu dengan harga yang lebih murah melalui program tiket promo.

*Bonus: Kalau mau ke Marina Bay Sands SkyPark Observation Deck, ada potongan 15% hanya dengan menunjukan boarding pass Singapore Airlines.


2). Berapa Harga Tiket Singapore Airlines Jakarta – Singapura PP?


Waktu itu, Saya membeli tiket Singapore Airlines pas ada Promo ‘Epic Sale’ Traveloka Sekitar bulan September 2019. Sebenernya harga promonya juga ga jauh beda dari harga normal terendahnya.

Dengan promo Epic Sale saya mendapatkan tiket Singapore Airlines PP sebesar Rp 1.711.687,- (sudah termasuk inflight meal + bagasi 30 kg),

Untuk harga normal terendah biasanya di atas 2,1 juta. Ga jauh beda kan? Tapi lumayan lah hehehe

Selain membeli tiket Singapore Airlines, pada saat promo Epic Sale Traveloka, saya juga membeli tiket pesawat ANA All Nippon Airways (yang juga masuk Top 10 Best Airlines In The World) PP Jakarta – Jepang untuk musim semi / Spring 2020, seharga 3,7 juta.

Itu buat musim semi lho ya, dapet pesawat ANA harga segitu udah murah menurut saya. Apalagi sudah termasuk inflight meal dan bagasi 2 x 23 kg per-flight. (FYI tahun 2017 saya naik Malaysia Airlines tiket promo 3,4 juta, PP Jakarta – Tokyo).

Advertisements

3). Check in Online Singapore Airlines


Check in online Singapore Airlines bisa dilakukan 48 jam sebelum keberangkatan melalui website dan Aplikasi SingaporeAir

Website: https://www.singaporeair.com/en_UK/plan-and-book/your-booking/checkin/

App: iOS App Store; Android Google Play

*Keuntungan jika pake mobile app adalah akan ada pop up reminder untuk check in online


5). Buat yang Muslim Jangan Lupa Kasih Notice ‘Muslim/Halal Meal’ Pada saat Check in Online


Pada saat check in online jangan lupa kasih notice atau info tambahan kalau misalnya kamu mau yang full tersertifikasi halal makanannya.

Disini saya melakukan kesalahan karena saya lupa ngasih notice. Untungnya, untuk flight dari Indonesia ke Singapore Insyallah halal. Soalnya di box makanan udah ada stempel halal dari sononya.

Inflight meal Singapore Airlines dari Jakarta ke Changi udah ada label halal

Nah, flight yang dari Singapore ke Indonesia inilah yang mungkin sebaiknya perlu kasih notice. (Bagusnya sih dua-duanya). Karena makanannya ga ada stempel halalnya.

Saya baru ngeh, pada saat pembagian makan, beberapa orang dikasih makan duluan. Dan kursi disisi samping dikasih tempelan semacam notes untuk memudahkan pramugarinya. Ternyata itu untuk penumpang yang memiliki request khusus macam karena diet tertentu atau karena alasan agama.

Inflight meal Singapore Airlines dari Changi ke Jakarta, tidak ada label halal, perlu request halal meal saat check in online

Seluruh permintaan makanan harus dilakukan paling lambat 24 jam sebelum jadwal penerbangan.

Jika kamu terbang dari negara negara berikut maka kamu bisa melakukan meal request: Amsterdam, Beijing, Canberra, Dubai, Hong Kong, Seoul (Incheon), Los Angeles, Mumbai, New York (John F. Kennedy), Paris, Singapore, Tokyo (Haneda & Narita), Zurich, Auckland, Brisbane, Delhi, Frankfurt, Houston, London, Melbourne, Munich, New York (Newark), San Francisco, dan Sydney.

Untuk informasi lebih lanjut bisa diakses disini: https://www.singaporeair.com/en_UK/us/travel-info/requests/meals/

Advertisements

3). Singapore Airlines Ada di Terminal dan Gate Berapa?


Singapore Airlines – Bandara Soekarno Hatta ada di Terminal 3 International. Konter check in waktu itu saya ada di C14-D1, boardingnya ada di Gate 8. Tiap penerbangan bisa saja berbeda, so, jangan lupa check information board yang ada di Bandara Soekarno Hatta (CGK).

Singapore Airlines – Changi Airport, pada saat berangkat dari Changi Airport ke Jakarta, saya check in dari Terminal 2 Changi. Untuk gate nya ga tertera di tiket, jadi harus liat di information board yang tertera setelah kita memasuki area scan passport.

4). Jenis Pesawat Singapore Airlines SQ 951 dan Seat Plan (Seat layout)

Pesawat Singapore Airlines yang saya naiki waktu itu adalah SQ 951 yang menggunakan jenis AirCraft Boeing 777-200 / 200ER dengan jumlah seat 266.

4). Suka Sama Konsep Safety Video Singapore Airlines, Kenapa Gitu?

Salah satu hal yang saya suka adalah konsep safety video singapore airlines. sebenernya ini bukan sesuatu yang baru, karena video udah di produksi 2 tahun yang lalu. tapi karena saya ga pernah naik SQ, jadi saya juga ga begitu tahu.

Kebanyakan pesawat membuat safety video di area pesawat, kalo SQ beda, modelnya jalan jalan dari satu spot ke spot yang lain di Singapore. istilahnya ngejelasin konsep safety sekaligus promosi lokasi wisata Singapore sepertinya.

Dan ternyata, Garuda Indonesia juga sudah memperbarui konsep Safety videonya. Konsep safety video yang ga kalah bagus ini sudah dipublish di YouTube pada bulan Juli 2019.

Advertisements

5). Pengalaman Naik Pesawat Singapore Airlines

A. Dari Bandara Soetta, Jakarta ke Changi, Singapore

Karena jadwal flightnya pagi buta, boarding jam 4:30 dan flight jam 5:25, saya dan teman saya pun memutuskan untuk menginap di bandara Soekarno Hatta Terminal 3. Berangkat dari kostan sekitar jam 10-11 malam dan sampai di Bandara kurang lebih jam 12 malam.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3 pada saat tengah malam terlihat sepi, tapi banyak juga lho yang menunggu jam terbang sambil duduk-duduk di area deket counter check in. Untungnya tempat duduknya banyak jadi ga usah khawatir kalau mau menginap disini.

Waktu itu saya belum sempet makan malam, masih ada beberapa resto yang masih buka dan yang paling rame waktu itu adalah Burger King. Saya pun membeli makan disitu. Sambil menunggu counter check in bagasi dibuka.

Sekitar jam 2:30 counter check in bagasi dibuka, saya pun langsung check in dan menuju area Imigration check. Suasananya juga masih sepi.

Area setelah Imigration check juga sepi:

Karena waktu boarding ke pesawatnya masih lama, saya dan teman saya pun memilih untuk ke mushola, shalat tahajud bentar sambil nunggu waktu shubuh. Musholanya masih sepi jadi bisa numpang tiduran bentar, ada sekitar 3-4 orang yang juga tiduran. Lokasi mushola ada beberapa, namun waktu itu kita ada di mushola dekat Gate 1 Keberangkatan International Terminal 3.

Setelah shalat shubuh kita keluar mushola dan menuju Gate 8 untuk boarding, Saat boarding menurut saya, pengaturan sebelum masuk pesawat lebih rapi. Pas para penumpang masih duduk menunggu boarding ke dalam pesawat, staff udah keliling muter ngecek tiket satu-satu dan melingkari nomor group yang ada di lembar tiket. Nomor group ini ditentukan berdasarkan nomor kursi misal 41-50 masuk group 5.

Petugas melingkari boarding group number di tiket sebelum penumpang diminta antri sesuai nomor grup

Sebelum masuk pesawat pun semua penumpang baris dan antri dengan rapi. Penumpang berdiri sesuai nomor grupnya, banyak diantara mereka yang memakai baju rapi ala baju kerja. Banyak juga yang memakai baju, sepatu dan tas bermerk macam Gucci, Chanel, Burberry, Saint Laurent dan kawan-kawannya.

Di dekat pintu pesawat di sediakan headset yang bisa diambil untuk menikmati hiburan yang ada di layar nanti. Kalau kamu lupa ambil, nanti bisa minta tolong pramugari untuk minta headset.

Advertisements

Berikut beberapa foto area di dalam pesawat Singapore Airlines:

Ada banyak colokan bisa buat ngecharge HP juga, untuk pesawat yang dari Changi Ke Jakarta tampilan layarnya lebih bagus (scroll ke bawah untuk melihatnya)

Tempat duduknya roomy dan ada pijakan kaki, jadi lebih nyaman

Bantalan kepala di kursinya juga lebih tebal, enak buat tidur

Pemandangan Parkiran Pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Setelah penumpang duduk, pramugari akan membagikan handuk hangat

Untuk makanannya, ini mie dan ayamnya rasanya enaaak

Akhirnya mendarat di Bandarai Changi Singapore setelah 1 jam 45 menit perjalanan

Advertisements

B. Dari Bandara Changi, Singapore ke Bandara Soetta, Jakarta

Flight dari Changi ke Jakarta pun pagi yaitu jam 9:30, karena takut padat dan rame, saya dan temen saya berangkat dari hotel Tai Hoe jam 5:58 sampai di Changi jam 6:18. Kendaraannya kami menggunakan Grab dengan biaya SGD17, dan yang membuat kami heran dan kagum adalah, supir Grab nya menggunakan mobil Toyota Camry warna putih, kelihatan masih baru, bersih dan mewah. Rasanya nyaman pas jalan hahahha

Mobil Toyota Camry putih saat naik Grab Car ke Bandara Singapore

Ternyata sampai di Terminal 2 Changi Keberangkatan International suasananya masih lumayan sepi. Counter check in bagasinya masih sepi ga ada yang antri.

Berbeda dengan konsep terminal 3 Soetta dimana kamu bisa masuk ke area Imigration check kapan pun setelah check in bagasi dan kamu bisa duduk duduk sambil ngeliatin pesawat terbang, belanja atau shalat di area dalam.

Kalau di Changi yang area Singapore Airlines waktu itu, konsepnya hampir sama dengan bandara Malaysia. Setelah check in bagasi, kita disuruh masuk aja tanpa periksa barang. Setelah scan passport dan sidik jari, kita perlu mantengin layar pesawat kita ada di gate berapa (karena nomor gate ga ada di tiket yang diprint pada saat check in bagasi, kalau di Soetta pas check in bagasi nomor gate sudah tertera di tiket).

Advertisements

Tiket Singapore Airlines dari Bandara Soekarno-Hatta ada nomor gate

Tiket Singapore Airlines dari Bandara Changi tidak ada nomor gate

Informasi Nomor Gate setelah Scan passport dan Sidik Jari Bandara Changi

Karena waktunya masih lama, kami pun berburu pop corn Garret yang lokasinya ga jauh dari lokasi scan passport dan sidik jari terminal 2 Keberangkatan International Changi. Harga pop corn di Bandara malah lebih murah dibanding kalau beli di Universal Studio Sentosa Island, jarak 1-2 dollar, lumayan lah.

Selanjutnya kami jalan menuju ruang gate, waktu itu nomor gatenya adalah F31. Di depan gate ada area duduk segaris ga begitu banyak, jadi banyak penumpang yang menunggu sambil berdiri. Area gate ini cukup jauh dari area makan dan minum.

Gate F31 Terminal 2 Keberangkatan International Changi

Ketika masuk ruangan boarding ke pesawat inilah semua barang diperiksa. Jadi pemeriksaannya per-ruangan gate boarding, kalau di Soetta sistem pemeriksaan di satu area yaitu sebelum masuk ke area gate boarding + area belanja dan tempat duduk di sekitar gate soetta jauh lebih banyak.

Advertisements

Di depan Gate F31 adalah dinding kaca pemandangan pesawat yang lagi parkir.

Pemandangan Pesawat Singapore Airlines di depan Gate F31 Changi

Pemandangan Pesawat Singapore Airlines dari dalam ruangan Gate F31 Changi

Layar dan seat Singapore Airlines dari Changi ke Jakarta, layarnya lebih bagus dibanding pas berangkat dari Jakarta

Pesawat Singapore Airlines mulai lepas landas

Pemandangan dari atas pesawat

Setelah 1 jam 45 menit, pesawat mendarat di Bandara Soekarno Hatta Terminal 3, waktu itu banyak sekali jamaah umroh di area kedatangan. Yang waktu itu cukup bikin sebel adalah, nunggu bagasinya hampir 2 jam, lama banget. Tapi secara keseluruhan, pengalaman terbang bersama Singapore Airlines untuk pertama kalinya sangat menyenangkan. Semoga bisa naik lagi kapan kapan hehehe 🤣

Author: Aniatul Hidayah

A curious traveler and life-seeker who enjoys working from home as Search Engine Evaluator and Blogger. Please visit my Linkedin to know more about me!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.